FREE DOWNLOAD HAVIJ 1.15 PRO


gggggggggggg
Instructions


1.Jalankan Havij.exe
2.Klik Register
Make sure you are connected to the internet
3. Di kotak Nama : Cracked@By.Exidous
4. Di kotak File : Carilah File key di Hasil Download tadi
5. Selesai....


Download : 

Mediafire
Or
4shared
Or
ziddu


Steps To Register : (Screen Shots)
 :gggggggggggg 
gggggggggggg 
gggggggggggg 
gggggggggggg





About the Author : This Post was written by Ashell India, visit his blog http://www.zplanet.in/ 
for every kind of Softwares, Craked softwares and serial keys, Just visit :http://www.zplanet.in/

RASPBERRY PI, KOMPUTER KECIL YANG BISA MUAT KEDALAM SAKU


Uniqtekno - Raspberry Pi adalah komputer yang memiliki ukuran sebesar kartu kredit dan dibuat oleh Raspberry Pi Foundation. Yayasan ini bertujuan membuat komputer yang terjangkau dengan harga dibawah $100. Melalui situs resmi mereka, Raspberry Pi Foundation mengabarkan bahwa Raspberry Pi ini akan dapat mulai dipesan sejak bulan Februari ini.
Akan ada dua varian Raspberry Pi, yaitu tipe A yang dihargai $25 dan tipe B yang dihargai $35. Yang membedakan antara dua tipe tersebut adalah tipe B dilengkapi dengan memory yang lebih besar yaitu 256MB dan juga memiliki port ethernet. Selain itu kedua tipe sama-sama menggunakan CPU ARM 700MHz, slot SDCARD, Broadcom VideoCore IV, OpenGL ES 2.0, 1080p30 high-profile decode, port micro-usb sebagai sumber daya, dan  sistem operasi linux fedora.
Kehadiran Raspberry Pi akan menggebrak dunia komputer, hanya dengan sebuah komputer yang seukuran kartu kredit sudah dapat menggantikan komputer desktop untuk melakukan tugas seperti mengetik, browsing, bermain game, dan menonton film.
Di youtube sudah ada yang mengirimkan video Raspberry Pi ini memainkan Quake 3 dengan resolusi 1920:1080.


Dengan bentuk  serta kemampuannya, banyak hal yang dapat dibangun menggunakan Raspberry Pi. Bagi yang ingin segera memilikinya harus menunggu sampai tahap produksi selesai, namun setiap orang hanya dibolehkan membeli satu saja untuk mencegah pembeli yang bertujuan untuk menjual kembali.

APA ITU ACTA ??? DAN APA BAHAYANYA ?!


Beberapa waktu lalu kita para blogger digembor-gemborkan dengan RUU SOPA dan PIPA, yaitu Undang-undang yang mengatur tentang legalitas/Copyright. silahkan baca artikel terkait. Sekarang dunia internet kembali diguncang tentang peraturan yang tambah tidak masuk akal. Apa itu ? ACTA adalah sebuah ancaman baru setelah kontroversial RUU SOPA ditarik/dibatalkan. ACTA (Anti-Counterfeiting Trade Agreement) merupakan traktat kesepakatan yang sedang digagas sejumlah negara, yaitu Amerika Serikat, komunitas Eropa, Swiss, dan Jepang. Traktat ini juga melibatkan Australia, Republik Korea, Selandia Baru, Mexico, Jordania, Maroko, Singapura, Uni Emirat Aran, dan Kanada.


Apa bahayanya ACTA ? Beberapa orang telah menggambarkan bahaya ACTA kedalam video di situs Youtube. Adapula yang menggambarkan ACTA seperti ini, “ Misalnya Anda ikut kursus memasak, maka Anda dilarang menyebar informasi mengenai resep yang didapat di kursus itu. Jika Anda memberikan informasi mengenai resep yang Anda dapat di kursus itu ke istri Anda misalnya, maka Anda dan istri bisa terancam pidana yang diatur dalam ACTA di negara Anda tinggal.
Tapi bagaimana jika Anda tinggal sendirian? Untuk memastikan informasi resep itu tidak tersebar, maka ACTA memungkinkan pengawasan terhadap Anda, bahkan keluarga, yang jelas mengancam privasi individu.
Jika ACTA diterapkan ke dalam Internet, maka ACTA akan memaksa tiap-tiap penyedia ISP/Layanan Internet untuk menjalankan peratura ACTA. Ya? ISP adalah sebagai pemantau kita, agar tidak terjadi pembajakan/penyebaran informasi illegal. Kalo kayak gini, internet ibarat penjara…!! ( Aneh-aneh aja nih RUU ).
Untuk saat ini belum diketahui kapan ACTA akan diterapkan di dunia, yang jelas ACTA akan banyak menimbulkan kerugian ( karena segala sesuatu pasti berkaitan dengan hak paten ). Untuk negara mulai berkembang jelas itu semakin merugikan, karena dapat membunuh ekonomi mereka.
Anti ACTA ? silahkan kunjungi www.stopacta.info/alertbox



MARI KITA DUKUNG STOP SOPA DAN PIPA



Dunia internet saat ini digemparkan oleh yang namanya SOPA dan PIPA. Apa itu SOPA dan PIPA ? SOPA adalah Stop Online Piracy Act yaitu sebuah RUU Anti Pembajakan Online ( baik itu konten maupun licensi ). Sedangkan PIPA adalah  Protect Intellectual Property Act yaitu RUU Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual. Baik SOPA maupun PIPA saat ini masih menjadi topik hangat di Amerika Serikat, karena masih dalam masa legislasi.
Apa dampaknya RUU SOPA dan PIPA ? Bayangkan, ketika internet tidak memperbolehkan pembajakan. Tentunya internet akan menjadi sangat mahal, dalam arti kita tidak bisa menikmati informasi yang bersifat gratis. Apa-apa harus bayar…!!! Lewat RUU tersebut, nantinya situs di luar AS yang dianggap melanggar hak cipta bisa diblokir sepihak.
  1. Pertama, penyelenggara jasa internet di AS memblokir domain situs yang melanggar. Situs situs yang terbukti melanggar akan segera diblokir. ( Buat seorang blogger yang suka copas…tentunya menjadi sangat was-was bukan?)
  2. Kedua, menghentikan bisnis dari penyedia jasa pembayaran, iklan, dan mesin pencari dari situs yang melanggar. Website yang melanggar dilarang keras mengikuti program affiliasi, sepeerti Adsense, dll.

SOPA dianggap lebih garang dari PIPA karena mendefinisikan situs yang melanggar sebagai “situs apa pun yang melakukan atau memfasilitasi pelanggaran hak cipta”.  Ingat bahwa hak cipta di sini bukan hanya konten bajakan, semisal video klip musik, lagu, atau software. Ini juga mencakup produk fisik yang dianggap melanggar, misalnya mainan anak-anak versi “kw”. 
Ini hanya contoh, tetapi mungkin bisa jadi ilustrasi dampak SOPA. Misalnya, di forum jual beli sebuah komunitas terbesar di Indonesia atau toko online terbuka lainnya terdapat penjual produk bajakan. Lewat SOPA, situs tersebut bisa dilarang berbisnis dengan AS. Dengan demikian, iklan (seperti Google Ads atau lainnya) tak akan muncul di situs tersebut. 
Kemudian, pembayaran lewat layanan berbasis AS, misalnya PayPal, juga tak boleh dilakukan lewat situs itu. Situs tersebut juga akan dipaksa tak muncul di pencarian lewat Google. Skenario itu tentunya bisa berdampak, baik bagi mereka yang menggunakan layanan seperti PayPal di situsnya, maupun yang mendapatkan penghasilan tambahan dari iklan AdSense dan sejenisnya. [kompas]“.
Dari Info diatas tentunya akan banyak sekali yang KONTRA terhadap keputusan RUU SOPA dan PIPA. Berikut ini adalah beberapa situs yang KONTRA terhadap keputusan RUU SOPA. Google, WordPress, Wikipedia, Mozilla, Facebook, Twitter, Zynga, eBay, Mozilla, Yahoo, AOL, dan ada banyak lagi telah menulis surat terbuka kepada anggota Senat dan Dewan AS untuk menentang SOPA. Bagaimana dengan temen-temen. STOP SOPA !!!

ANONYMOUS HACKER BERENCANA MENGHANCURKAN FACEBOOK

Lagi lagi dan lagi berita mengenai Facebook, situs jejaring sosial yang cukup berat bagi tandingan twitter atau situs social media lainnya. Kali ini, sekelompok hacker bernama Anonymous mengumumkan rencana mereka untuk ‘membunuh’ sosial media Facebook.

“Media komunikasi yang sangat kalian sayangi dan puja ini akan segera dihancurkan,” ujar seorang yang mengaku anggota Anonymous di Youtube, dikutip dari CNN, Selasa, 9 Agustus 2011.
Operation Facebook
Operation Facebook
Tokoh yang wajah serta suaranya disamarkan ini mengaku wakil dari Anonymous. Dia mengajak para pengguna Facebook turut serta dalam upaya menghancurkan sosial media tersebut, demi keselamatan identitas pribadi mereka.
“Apapun yang kau masukkan di Facebook, tetap ada di Facebook. Menghapus akunmu juga tidak mungkin dilakukan. Jikapun kau dapat menghapusnya, semua informasi dirimu masih ada di Facebook dan dapat dimunculkan kapan saja,” kata dia.
Dalam video tersebut, wakil Anonymous juga mengatakan bahwa Facebook telah menjual informasi identitas penggunanya kepada para agen pemerintah untuk dimata-matai. Rencananya, operasi ini akan dilakukan pada 5 November mendatang, bertepatan dengan hari Guy Fawkes. Hari itu, pada tahun 1605 terjadi upaya pembunuhan raja Inggris oleh Fawkes.
Juru Bicara Facebook menolak mengomentari rencana Anonymous tersebut. Namun, Facebook sebelumnya telah berulangkali mengatakan tidak menyebarkan identitas penggunanya ke pihak ketiga tanpa adanya persetujuan dari pengguna. “Kami tidak memberikan informasi pribadi pengguna kepada orang-orang atau badan lain. Kami tidak akan dan tidak akan pernah melakukan hal itu,” kata pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, tahun lalu.
Namun, tidak semua anggota Anonymous menyetujui penyerangan terhadap Facebook ini. Perlu diketahui, Anonymous adalah organisasi peretas yang tidak jelas struktur kepemimpinan dan pengurusnya. Organisasi ini juga tidak memiliki ikatan dan aturan yang jelas dan memungkinkan para anggotanya melakukan tindakan secara independen.
“FYI – #opFacebook hanya dilakukan oleh sebagian Anons. Hal ini menunjukkan tidak semua #Anonymous menyetujuinya,” tulis kelompok ini dalam akun Twitternya, @GroupAnon.

Berikut video mengenai Anonymous Hacker Berencana Hancurkan Facebook Operation Facebook dari techspere via youtube :



Attention citizens of the world,
We wish to get your attention, hoping you heed the warnings as follows:
Your medium of communication you all so dearly adore will be destroyed. If you are a willing hacktivist or a guy who just wants to protect the freedom of information then join the cause and kill Facebook for the sake of your own privacy.
Facebook has been selling information to government agencies and giving clandestine access to information security firms so that they can spy on people from all around the world. Some of these so-called whitehat infosec firms are working for authoritarian governments, such as those of Egypt and Syria.
Everything you do on Facebook stays on Facebook regardless of your “privacy” settings, and deleting your account is impossible, even if you “delete” your account, all your personal info stays on Facebook and can be recovered at any time. Changing the privacy settings to make your Facebook account more “private” is also a delusion. Facebook knows more about you than your family.
You cannot hide from the reality in which you, the people of the internet, live in. Facebook is the opposite of the Antisec cause. You are not safe from them nor from any government. One day you will look back on this and realize what we have done here is right, you will thank the rulers of the internet, we are not harming you but saving you.
Think for a while and prepare for a day that will go down in history. November 5 2011
We are anonymous
We are legion
We do not forgive
We do not forget
Expect us

BACKTRACKING E-MAIL

.
Ask most people how they determine who sent them an email message and the response is almost universally, “By the From line.” Unfortunately this symptomatic of the current confusion among internet users as to where particular messages come from and who is spreading spam and viruses. The “From” header is little more than a courtesy to the person receiving the message. People spreading spam and viruses are rarely courteous. In short, if there is any question about where a particular email message came from the safe bet is to assume the “From” header is forged.


So how do you determine where a message actually came from? You have to understand how email messages are put together in order to backtrack an email message. SMTP is a text based protocol for transferring messages across the internet. A series of headers are placed in front of the data portion of the message. By examining the headers you can usually backtrack a message to the source network, sometimes the source host. A more detailed essay on reading email headers can be found .

If you are using Outlook or Outlook Express you can view the headers by right clicking on the message and selecting properties or options.

Below are listed the headers of an actual spam message I received. I’ve changed my email address and the name of my server for obvious reasons. I’ve also double spaced the headers to make them more readable.

Return-Path: < s359dyxtt@yahoo.com>

X-Original-To: davar@example.com

Delivered-To: davar@example.com

Received: from 12-218-172-108.client.mchsi.com (12-218-172-108.client.mchsi.com [12.218.172.108])

by mailhost.example.com (Postfix) with SMTP id 1F9B8511C7

for < davar@example.com>; Sun, 16 Nov 2003 09:50:37 -0800 (PST)

Received: from (HELO 0udjou) [193.12.169.0] by 12-218-172-108.client.mchsi.com with ESMTP id <536806-74276>; Sun, 16 Nov 2003 19:42:31  0200

Message-ID:

From: “Maricela Paulson” < s359dyxtt@yahoo.com>

Reply-To: “Maricela Paulson” < s359dyxtt@yahoo.com>

To: davar@example.com

Subject: STOP-PAYING For Your PAY-PER-VIEW, Movie Channels, Mature Channels…isha

Date: Sun, 16 Nov 2003 19:42:31  0200

X-Mailer: Internet Mail Service (5.5.2650.21)

X-Priority: 3

MIME-Version: 1.0

Content-Type: multipart/alternative; boundary=”MIMEStream=_0 211404_90873633350646_4032088448″

According to the From header this message is from Maricela Paulson at s359dyxxt@yahoo.com. I could just fire off a message to abuse@yahoo.com, but that would be waste of time. This message didn’t come from yahoo’s email service.

The header most likely to be useful in determining the actual source of an email message is the Received header. According to the top-most Received header this message was received from the host 12-218-172-108.client.mchsi.com with the ip address of 21.218.172.108 by my server mailhost.example.com. An important item to consider is at what point in the chain does the email system become untrusted? I consider anything beyond my own email server to be an unreliable source of information. Because this header was generated by my email server it is reasonable for me to accept it at face value.

The next Received header (which is chronologically the first) shows the remote email server accepting the message from the host 0udjou with the ip 193.12.169.0. Those of you who know anything about IP will realize that that is not a valid host IP address. In addition, any hostname that ends in client.mchsi.com is unlikely to be an authorized email server. This has every sign of being a cracked client system.

Here’s is where we start digging. By default Windows is somewhat lacking in network diagnostic tools; however, you can use the tools at to do your own checking.

davar@nqh9k:[/home/davar] $whois 12.218.172.108

AT&T WorldNet Services ATT (NET-12-0-0-0-1)

12.0.0.0 – 12.255.255.255

Mediacom Communications Corp MEDIACOMCC-12-218-168-0-FLANDREAU-MN (NET-12-218-168-0-1)

12.218.168.0 – 12.218.175.255

# ARIN WHOIS database, last updated 2003-12-31 19:15

# Enter ? for additional hints on searching ARIN’s WHOIS database.

I can also verify the hostname of the remote server by using nslookup, although in this particular instance, my email server has already provided both the IP address and the hostname.

davar@nqh9k:[/home/davar] $nslookup 12.218.172.108

Server: localhost

Address: 127.0.0.1

Name: 12-218-172-108.client.mchsi.com

Address: 12.218.172.108

Ok, whois shows that Mediacom Communications owns that netblock and nslookup confirms the address to hostname mapping of the remote server,12-218-172-108.client.mchsi.com. If I preface a www in front of the domain name portion and plug that into my web browser, http://www.mchsi.com, I get Mediacom’s web site.

There are few things more embarrassing to me than firing off an angry message to someone who is supposedly responsible for a problem, and being wrong. By double checking who owns the remote host’s IP address using two different tools (whois and nslookup) I minimize the chance of making myself look like an idiot.

A quick glance at the web site and it appears they are an ISP. Now if I copy the entire message including the headers into a new email message and send it to abuse@mchsi.com with a short message explaining the situation, they may do something about it.

But what about Maricela Paulson? There really is no way to determine who sent a message, the best you can hope for is to find out what host sent it. Even in the case of a PGP signed messages there is no guarantee that one particular person actually pressed the send button. Obviously determining who the actual sender of an email message is much more involved than reading the From header. Hopefully this example may be of some use to other forum regulars.

SURAT CINTA SEORANG HACKER

Seandainya hatimu adalah sebuah system, maka aku akan scan kamu untuk mengetahui port mana yang terbuka Sehingga tidak ada keraguan saat aku c:\> nc -l -o -v -e ke hatimu,tapi aku hanya berani ping di belakang anonymouse proxy, inikah rasanya jatuh cinta sehingga membuatku seperti pecundang atau aku memang pecundang sejati whatever!
Seandainya hatimu adalah sebuah system, ingin rasanya aku manfaatkan vulnerabilitiesmu, pake PHP injection Terus aku ls -la; find / -perm 777 -type d,sehingga aku tau kalo di hatimu ada folder yang bisa ditulisi atau adakah free space buat aku?. apa aku harus pasang backdor “Remote Connect-Back Shell”jadi aku tinggal nunggu koneksi dari kamu saja, biar aku tidak merana seperti ini.
Seandainya hatimu adalah sebuah system, saat semua request-ku diterima aku akan nogkrong terus di bugtraq untuk mengetahui bug terbarumu maka aku akan patch n pacth terus,aku akan jaga service-mu jangan sampai crash n aku akan menjadi firewallmu aku akan pasang portsentry, dan menyeting error pagemu ” The page cannot be found Coz Has Been Owned by Someone get out!” aku janji gak bakalan ada macelinious program atau service yang hidden, karena aku sangat sayang dan mencintaimu.
Seandainya hatimu adalah sebuah system, jangan ada kata “You dont have permission to access it” untuk aku, kalau ga mau di ping flood Atau DDos Attack jangan ah….! kamu harus menjadi sang bidadari penyelamatku.
Seandainya hatimu adalah sebuah system, …?
Tapi sayang hatimu bukanlah sebuah system, kamu adalah sang bidadari impianku, yang telah mengacaukan systemku! Suatu saat nanti aku akan datang n mengatakan kalau di hatiku sudah terinfeksi virus yang Menghanyutkan, Ga ada anti virus yang dapat menangkalnya selain …kamu.